Jumat, 07 Mei 2010

56 Siswa SMP/MTs Mura Tidak Lulus UN

0 komentar
Linggau Hanya 35 Siswa
MUSI RAWAS–Sedikitnya 56 siswa SMP/MTs di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan 35 siswa SMP/MTs di Kota Lubuklinggau tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2009/2010.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Edi Iswanto melalui Kabid Dikdas, Imam Hanafi didampingi Kasi Pembina SMP, Irwan kepada wartawan koran ini, Kamis (6/5) menjelaskan untuk tingkat ketidak lulusan Siswa SMP/MTs kali ini sangat berbeda dengan siswa SMA/MA/SMK.
"Sebab untuk tingkat ketidaklulusan pelajar SMP/MTs itu pada pelajaran yang bervariasi atau tidak terfokus pada satu pelajaran, seperti yang dialami pelajar SMA/MA/SMK, yang kebanyakan jatuh pada mata pelajaran Bahasa Indonesia," jelasnya.
Selanjutnya untuk hasil UN itu belum sepenuhnya final. Karena masih ada UN ulangan, yang akan dilaksanakan pada Senin (17/5) hingga Kamis (20/5) mendatang. Oleh karena itu, orang tua, siswa, guru dan kepala sekolah harus mempersiapkan dan mendukung siswa yang tidak lulus pada UN utama agar siap menghadapi UN ulangan. "Pengumuman serentak di Sumsel 7 Mei mendatang, dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tegasnya.
Kota Lubuklinggau
Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lubuklinggau, Septiana Zuraida. Ia menyebutkan untuk tingkat ketidaklulusan pelajar SMP/MTs mayoritas bervariasi. "Tak halnya dengan tingkat kelulusan di SMA/MA/SMK kebanyakan gagal di Bahasa Indonesia. Pelajar yang tidak lulus berjumlah 35 orang terdiri dari siswa SMP 31 orang dan MTs 4 orang siswa," kata Septiana Zuraida.
Sekretaris Disdik Kota Lubuklinggau, Sugianto, pelaksanaan ujian ulangan untuk siswa SMA/MA/SMK yang tidak lulus akan dilaksanakan di SMA Negeri 2 Lubuklinggau dan SMK Negeri 3 Lubuklinggau. "Ia berharap kepada orang tua agar dapat memberi bimbingan kepada anak, serta memperhatikan anak secara khusus dalam memepersiapkan ujian ulangan kali ini," ungkapnya.
Kabid Dikmenti, Toto Sunarto menyatakan sebelum siswa siswi yang tidak mengikuti ujian pihaknya mengupayakan supaya pelajar dapat mengikuti pelajaran tambahan. Seperti try out (TO) dan sebagainya, sehingga dengan guru dapat mengevaluasi kekurangan dan kelemahan setiap anak didik. "Bagi anak yang kurang dimata pelajaran Biologi, Disdik akan mengadakan bimbingan khusus dalam persiapan tersebut," ungkapnya.(10)

0 komentar:

Poskan Komentar